Konteks Penerapan Enterprise Resource Planning ( ERP )

Penerapan ERP menuntut suatu perubahan terutama pada sistem dan alur kerjanya. Hal ini tidak mudah dilakukan dan sering menjadi sumber permasalahan dalam perusahaan, dimana mereka harus merubah cara mereka dalam melakukan proses bisnis secara keseluruhan. Mulai dari manajemen sampai dengan eksekutif harus mau berubah dalam melakukan pekerjaannya.

ERP diharapkan dapat mengintegrasikan semua bagian dan fungsi pada perusahaan melalui sistem terkomputerisasi sehingga dapat mereduksi semua pekerjaan manual yang ada. Penerapan ERP tidaklah mudah karena pada kenyataannya setiap bagian atau departemen sudah mempunyai sistem mereka masing-masing. Oleh karena itu, perlu adanya keseragaman pemikiran dalam menciptakan aplikasi yang dapat menjembatani distribusi informasi secara fleksibel. Melalui sistem ini hubungan antarbagian dapat menjadi lebih mudah dan dapat menghindari terjadinya penundaan pekerjaan. Manfaat ERP dapat mengurangi penundaan waktu yang terjadi dan hilangnya pesanan, resiko kesalahan akibat tidak memahami sistem baru, dan kesulitan melacak status pesanan yang diterima.

Melalui sistem ini semua pengguna dapat mengakses dan mengubah informasi yang sama pada saat bersamaan. Sistem ini dapat mempercepat hubungan kerjasama dan mengurangi resiko kesalahan serta informasi yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan kepada pelanggan.


One thought on “Konteks Penerapan Enterprise Resource Planning ( ERP )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s